Cerita selembar daun tanpa kata-kata

Mereka memendarkan sinar..
..karena mereka adalah mereka yang tak soliter bermuram durja.
..tak seperti pinus meranggas yang bahkan enggan ditemani oleh kanopi hijau raksasa.
Kadang guratan lembarannya mengatakan kata,
..untuk hidup yang lebih baik seperti matahari yang selalu baik pada bumi.

Alam berbicara,
Alam menggoda,
Alam menasihati kita,
..yang mungkin hanya sekejap cinta lalu lupa kembali.

Cerita selembar daun tanpa kata-kata adalah cerita yang usang yang lalu lalang berhenti lalu terbang kembali dianggap gurauan angin belaka oleh manusia bermuka topeng ala orang-orang kota.

Mari menggoreskan jejak-jejak kaki kita di tanah-tanah kebaikan.
Untuk kebaikan kembali kepada kebaikan.
..dari daun yang kecoklatan, jatuh ke tanah lalu mewujud kembali tunas daun yang hijau muda dan segar.
Tumbuh untuk kebaikan.

~ beranilah
Kaliurang, 6 Oktober 2012
hestu

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

indonesiawayang.com

Media Berbagi Para Pecinta Wayang

SR For SalmanRafan

cintai takdirmu~

Wayang Ku

Satu blog untuk wayang-wayangku

PALESTINE FROM MY EYES

Generating a fearless and humanising narrative on Palestine!

_matahari terbit_

penuh smangaD fajar

Night Fish

I'm nourish

scriptamanent

"verba volant, scripta manent"

WORDS FLOW

just go with the flow and whatever happens, happens

krokettahu

(bukan) rahasia raharasi

kalifadani

Yogi but Punk!

Dongeng Geologi

Geologi, Lingkungan, Energi dan Kebencanaan

%d bloggers like this: